
Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ukuran Dewan Komisaris, Proporsi Dewan Komisaris Independen, Ukuran Perusahaan, Kepemilikan Terkonsentrasi dan Kepemilikan Institusional sebagai variabel independen dan Kinerja Perusahaan sebagai variabel dependen. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan jumlah sampel 30 dari 85 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode 2008-2010.
Metode yang digunakan untuk menguji pengaruh Ukuran Dewan Komisaris dan Proporsi Dewan Komisaris Independen, Ukuran Perusahaan, Struktur Kepemilikan yang diproksikan ke dalam Kepemilikan Terkonsentrasi dan Kepemilikan Institusional terhadap Kinerja Perusahaan adalah metode regresi linier berganda.
Hasil Pengujian uji t yang dilakukan menyimpulkan bahwa Ukuran Dewan Komisaris dan Kepemilikan Terkonsentrasi berpengaruh secara parsial terhadap Kinerja Perusahaan sedangkan Proporsi Dewan Komisaris Independen, Ukuran Perusahaan dan Kepemilikan Institusional tidak berpengaruh secara parsial terhadap Kinerja Perusahaan.
Hasil pengujian Uji F yang dilakukan menyimpulkan bahwa Ukuran Dewan Komisaris, Proporsi Dewan Komisaris Independen, Ukuran Perusahaan, Kepemilikan Terkonsentrasi dan Kepemilikan Institusional sebagai variabel independen berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Perusahaan.






0 komentar:
Posting Komentar